Lokasi Anda saat ini adalah:Harum Energy > Tren
Tahun Ini Pemkot Yogya Tambah Empat Kampung Sayur
Harum Energy2025-04-19 19:13:59【Tren】0rakyat jam tangan
Perkenalanjoker678Menyediakan konten berita menarik dalam dan luar negeri yang komprehensif, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta terus mendorong setiap login ligaciputra
Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta terus mendorong setiap wilayah untuk membentuk Kampung Sayur. Program tersebut sangat efektif untuk memenuhi ketersediaan pangan serta mencukupi kebutuhan nutrisi warga melalui hasil panenan yang ditanam.
Bahkan di sejumlah wilayah hasil dari kampung sayur digunakan untuk membantu kecukupan gizi anak-anak agar terhindar dari stunting. Tahun 2022 DPP Kota Yogyakarta akan menambah empat kampung sayur lagi sehingga total jumlah kampung sayur di Kota Yogyakarta mencapai 119 kampung.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta Suyana mengatakan,login ligaciputra adanya program Kampung Sayur dan Lorong Sayur ini sangat membantu warga Kota Yogyakarta dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dengan menanam sayuran dan buah dirumah masing-masing. Untuk pembentukan empat kampung sayur baru di tahun 2022, pihaknya masih melakukan pemetaan dan pendampingan wilayah mana yang siap.
“ Penyakitnya orang Yogya itu satu diantaranya adalah obesitas, karena kurangnya nutrisi dan serat. Maka yang harus dilakukan adalah mereka harus banyak makan-makanan yang tercukupi nutrisi dan seratnya, salah satunya dari sayur dan buah,” jelasnya.
Suyana mengatakan,tingkat konsumsi sayur di Kota Yogyakarta saat pandemi meningkat, sesuai dengan target DPP Kota Yogyakarta yakni meningkatkan jumlah kampung sayur agar masyarakat terbiasa makan sayur.
Suyana mengatakan, tingkat konsumsi sayur di Kota Yogyakarta saat pandemi meningkat, sesuai dengan target DPP Kota Yogyakarta yakni meningkatkan jumlah kampung sayur agar masyarakat terbiasa makan sayur.
“ Target kita adalah meningkatkan jumlah kalori yang di konsumsi masyarakat Kota Yogyakarta dengan jumlah kalori sebanyak 2500 kalori per hari dan ini sudah terpenuhi. Selain itu, target kita adalah orang makan sayur agar kalori mereka tercukupi, gizi mereka tercukupi dan menurunkan tingkat stanting,” ungkapannya.
Menurutnya, ketersediaan pangan di Kota Yogyakarta sudah tersedia. Adannya perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap ketersediaan pangan. Oleh karena itu, peningkatan kampung sayur dan lorong sayur sangat penting di masa sekarang.
“ Di Kota Yogyakarta kampung sayur dan lorong sayur bisa mensuplay masyarakat untuk ketersediaan pangan. Alhamdulillah antusias menanam pangan di Kota Yogyakarta masyarakatnya senang diajak menanam apalagi di masa pandemi saat ini, sebagai pelarian kebosanan yang paling mudah adalah menanam,” jelas Suyana.
Ia berharap, ketersediaan pangan ini terus dijaga dan menjadi habit masyarakat Kota Yogyakarta. Disamping itu, saat panen warga bisa saling memberi hasil panennya kepada tetangga atau diperjual belikan agar menambah perekonomian mereka.
“ Ketika mereka sudah menghasilkan panen buah ataupun sayur, sekitar 30 persen dijual sisanya 70 persen dikonsumsi sendiri atau di bagi-bagikan secara sosial kepada lingkungannya apalagi dimasa pandemic saat ini. Salah satunya diberikan ke dapur umum ini di suplay dari kampung sayur,” ujarnya. (Hes)
Besar!(5473)
Artikel sebelumnya: Heroe Poerwadi memanen Terong di halaman rumah warga
Artikel selanjutnya: Walikota Berikan Santunan Bagi 12 Panti Asuhan Se-Kota Yogyakarta
Berita terkait
- Pembelajaran Tatap Muka Kembali Berlaku 50 Persen
- Musrenbang Kemantren Wirobrajan Fokuskan Pada Pemberdayaan Masyarakat
- Wawali Hadiri Semarak Milad 56 SD Muhammadiyah Pakel
- Gereja Ramah Anak Dukung Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak
- Wawali Hadiri Perayaan Natal Pramuka Se-Kota Yogyakarta di Gereja Kristen Gondokusuman
- Buruh Gendong Beringharjo Fesyen Show Peringati Hari Kartini
- Kasus Aktif Covid-19 di Yogya Menurun
- Penyaluran Bantuan Program Sembako Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan
- Pemkot Yogya Kedepankan Semangat Inklusi dalam Pendidikan
- Gereja Ramah Anak Dukung Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak
Berita hangat
Rekomendasi berita
Walikota Tinjau Alat Kremasi Yayasan Wahana Mulia Abadi yang Ramah Lingkungan
Target Vaksinasi Anak Dosis Satu Selesai Januari
Silaling Mudahkan Pelaku Usaha Laporan Pengelolaan Lingkungan
Tahun 2024 Targetkan Kota Yogya Zero Stunting
Pemkot Yogya Bangkitkan Sastra Lokal Lewat Festival
77 Tahun RI Refleksi Bersatu Bangkit dari Pandemi
Ormas Diharapkan Ikut Bantu Majukan Kota Yogya
Kelola Zakat dengan Baik, Baznas Kota Yogya Diganjar ISO 90001:2015